Tampilkan postingan dengan label Tanaman obat 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman obat 1. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Juni 2026

Tanaman obat 1

 



Tanaman obat keluarga (TOGA) 

menjadi salah satu pilihan warga  

untuk ditanam di lahan pekarangan, 

dengan pertimbangan karena dapat 

dimanfaatkan untuk kesehatan. Tanaman 

obat dapat dijadikan obat yang aman, 

tidak mengandung bahan kimia, murah, 

dan mudah didapat.

Gaya hidup kembali ke alam, saat 

ini semakin meningkat, seiring dengan 

kesadaran warga  terhadap bahaya 

yang ditimbulkan oleh bahan bahan kimia, 

baik yang terkandung dalam makanan 

ataupun obat-obatan. Dampak dari itu 

penggunaan obat-obat tradisional sudah 

kembali membudaya di Indonesia. 

Indonesi sangat kaya akan 

keanekaragaman hayati, diantaranya 

berupa ratusan jenis tumbuhan/tanaman 

obat. Tumbuhan tersebut banyak 

dimanfaatkan selain untuk penyembuhan 

2


dan pencegahan penyakit, juga untuk 

peningkatan daya tahan tubuh, serta 

pengembalian kesegaran yang pada 

akhirnya meningkatkan kesehatan 

warga . 

Jenis tanaman obat, pada umumnya 

lebih banyak tumbuh sebagai tanaman 

liar, akan tetapi pada saat ini tanaman 

obat banyak ditanam di kebun dan dilahan 

pekarangan. Oleh karena itu bibit tanaman 

obat banyak dibutuhkan oleh warga  

untuk ditanam di lahan pekarangan.

Kebutuhan bibit tanaman, termasuk 

tanaman obat pada kegiatan Rumah Pangan 

Lestari (KRPL), di perbanyak di Kebun Bibit 

Desa wilayah tersebut yang dikelola oleh 

Kelompok Wanita Tani. Bibit diperbanyak 

sesuai dengan kebutuhan warga setempat, 

terutama untuk memenuhi kebutuhan 

anggota kelompok.

Melihat respon warga  terhadap 

manfaat tanaman obat untuk kesehatan, 


3

maka disusunlah buku saku manfaat 

tanaman obat keluarga (TOGA).

Pengertian

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada 

hakekatnya adalah tanaman berkhasiat 

yang ditanam di lahan pekarangan yang 

dikelola oleh keluarga. Ditanam dalam 

rangka memenuhi keperluan keluarga 

akan obat-obatan tradisional yang dapat 

dibuat sendiri.

Manfaat

Untuk memenuhi keperluan alam bagi 

kehidupan, termasuk keperluan mengatasi 

masalah kesehatan secara tradisional 

(Obat). Pada dasarnya bahwa obat yang 

berasal dari sumber bahan alamikhususnya 

tanaman telah memperlihatkan peranannya 

dalam penyelenggaraan upaya kesehatan 

warga . 

Salah satu fungsi Toga adalah sebagai 

sarana untuk mendekatkan tanaman obat 

4


kepada upaya-upaya kesehatan warga  

yang antara lain meliputi:

1. Upaya preventif (pencegahan)

2. Upaya promotif (meningkatkan/

menjaga kesehatan)

3. Upaya kuratif (penyembuhan penyakit)


5

Jenis Tanaman Obat Keluarga

Jahe Merah

Khasiat dan kegunaan :

1. Sakit kepala karena 

dingin: Diparut untuk 

diborehkan pada 

tengkuk.

2. Perut mulas: 3 rimpang jahe merah 

dicuci,  diparut dan diperas air perasan 

kasih garam sedikit diminum 3 kali 

sehari 1 sendok teh.

3. Air liur terlalu banyak: Mengunyah 

daun muda.

4. Urat syaraf lemah: Air jahe, kuning 

telur, madu, air jeruk nipis dicampur 

lalu minum.

5. Luka-luka berbau busuk: Kompres 

parutan jahe dengan garam

6. Terkilir: Diurut parutan jahe dengan 

garam 

6


Kencur

Khasiat dan kegunaan :

1. Batuk: Mengunyah 

rimpang kencur 

dengan garam.

2. Radang lambung: 

Kencur, kapulogo, 

bawang merah, 

beras ditumbuk 

kemudian direbus 

saring airnya 

minum.

3. Muntah-muntah: Air perasan kencur 

ditambah garam sedikit minum.

4. Rimpangnya untuk menyembuhkan 

batuk dan keluarnya dahak, 

menghilangkan rasa sakit, masuk 

angin, bengkak atau luka, menguatkan 

pencernaan, merangsang napsu makan, 

anti muntah.


7

Kunyit 

Khasiat dan kegunaan :

1. Radang usus buntu 

dan radang rahim: 

Air perasan umbi 

2. Radang amandel: Air perasan kunyit, 

kuning telor, kapur sirih. 

3. Asma: Air perasan kunyit, isi buah 

pinang, kapur sirih dan madu. 

4. Sembelit: Air perasan rimpang dan 

garam. 

Kemangi

Khasiat dan kegunaan :

1. Pelancar ASI (seluruh 

bagian tanaman)

2. Kembung perut 

(daun)

3. Penenang keguguran (daun)

4. Muntah-muntah  (daun)

8


5. Urus-urus (biji)

6. Pengharum (aromatika) dan perangsang 

(stimulan)

7. Dibuat teh sebagai pereda batuk.

Lengkuas

Khasiat dan kegunaan :

1. Anti rematik, pegal 

linu (rimpang)

2. Masuk angin 

(rimpang)

3. Menguatkan / radang lambung 

(rimpang)

4. Radang anak telinga (air perasan)

5. Batuk rejan (rimpang)

Sereh Dapur

Khasiat dan kegunaan :

1. Nyeri lambung

2. Bahan baku minyak 

atsiri (parfum)


3. Gatal-gatal (minyak)

4. Pegal-pegal (batang, daun)

5. Penyegar masakan (batang, daun)

Salam 

Khasiat dan 

kegunaan :

1. Mengobati diare

2. K e n c i n g 

manis 

3. Sakit  maag 

4. Mabuk akibat alkohol

5. Kudis dan gatal 

6. Penurun darah tinggi

Sambiloto 

Khasiat dan kegunaan :

1. Kencing manis (selu-

ruh bagian tanaman)

10


2. Anti malaria (seluruh bagian tanaman).

3. Anti syphilis (seluruh bagian tanaman).

4. Penguat lambung (seluruh 

bagTanaman).

5. Membersihkan darah, semua radang 

6. Tifus.

Daun Dewa 

Khasiat dan 

kegunaan :

D a u n ny a 

untuk TB paru, 

b r o n c h i t i s , 

batuk rejan, batu ginjal, radang mata, 

sakit gigi, radang tenggorokan, rematik 

sendi, pendarahan kandungan, payudara 

bengkak, kencing manis, darah tinggi, 

kista, tumor dan digigit binatang 

berbisa. Umbinya untuk benjolan karena 

gumpalan darah, memar, tulang patah dan 

pendarahan sehabis lahir. 



Sambung Nyawa

khasiat dan kegunaan :

1. Anti Tumor (seluruh 

bagian tanaman).

2. Anti Kanker (seluruh 

bagian tanaman).

3. Menurunkan tekanan darah tinggi.

4. Memperpanjang usia.

Jawer Kotok

Khasiat dan kegunaan :

1. Gondongan (bunga)

2. Payudara bengkak 

(bunga)

3. Radang kulit bernanah (akar dan daun)

4. Peluruh dahak, kejang perut, diare, wasir, 

bisul, demam nipas, penyakit radang 

telinga, sembelit dan mengeluarkan 

cacing. 



Kemuning 

Khasiat dan kegunaan :

1. M e l a n g s i n g k a n 

badan (daun / 

bunga)

2. Sakit gigi berlubang: 

Air busa batang 

dibakar

3. Haid tidak teratur (daun / bunga)

4. Melancarkan peredaran darah (daun, 

bunga), menghilangkan bengkak 

K a t u k

Khasiat dan kegunaan :

1. Merangsang ASI 

(daun)

2. Peluruh kencing 

(daun)

3. Membersihkan darah (daun)

4. Patek/kutil (daun)



Sirih Merah

Khasiat dan kegunaan :

• Sebagai antiseptic, 

mengobati stroke, 

batu ginjal, radang 

prostat, nyeri sendi, 

hepatitis, diabetes, 

asam urat, kolestrol, 

batuk, keputihan, 

radang mata, maag, 

dan memperhalus 

kulit.

Rosemery

Khasiat dan kegunaan :

• Mengurangi gejala 

fl u, mengatasi sakit 

kepala, masalah 

pencernaan seperti 

kembung, sembelit 

dan mual. Cara 

mengkonsumsinya 

14


mudah dengan 

direbus menjadi teh 

dengan tambahan 

madu bila perlu. 

Zodia

Khasiat dan kegunaan :

• Untuk melindungi 

diri dari gigitan 

serangga, terutama 

nyamuk. Nyamuk 

takut pada zodia 

yang mengandung 

senyawa evodiamine, 

rutaecarpine, minyak 

linalool, dan apinene. 

Khasiat lain seperti 

penyembuh disentri 

dan pembunuh sel 

kanker. Rebusan 

kulit batangnya pun 

bermanfaat sebagai 

pereda demam 

malaria. 


Kumis Kucing

Khasiat dan kegunaan : 

1. Amandel: Air 

rebusan daun

2. Nyeri haid: Daun 

sendokan, pegagan, 

daun kumis kucing 

direbus, saring, 

minum

3. Ginjal / kandung kemih / kandung 

empedu berbatu: Daun kumis kucing, 

jagung muda, meniran, keji beling 

direbus, saring, minum.

Sereh Wangi

Khasiat dan kegunaan :

1. Produksi minyak 

atsiri (daun).

2. G a t a l - g a t a l 

(minyak).



3. Tersengat tawon (minyak).

4. Bahan baku parfum/kecantikan.

5. Aromaterapi.

6. Nyeri sendi dan muntah-muntah.

Purwoceng 

Khasiat dan kegunaan :

1. M e n i n g k a t k a n 

stamina, vitalitas 

dan libido

2. Menguatkan fungsi ginjal dan organ 

sexual 

3. Mengobati impotensi, ejakulasi dini 

dan infertilitas 

4. Mencegah & mengobati ambeyen dan 

wasir

5. Memperbaiki sirkulasi dan kualitas 

darah 


Cara Pembuatan Obat 

Sederhana

Petunjuk Umum

Bahan yang digunakan harus dicuci 

dengan air yang mengalir dan pembuatan 

ramuan menggunakan air minum atau air 

yang bersih. 

Peralatan yang digunakan untuk 

pembuatan ramuan tanaman obat 

sebaiknya: (1) periuk (kuali) dari tanah liat 

atau panci dari bahan gelas/kaca, email 

atau stanless steel, (2) pisau atau spatula/

pengaduk yang terbuat dari bahan kayu, 

dan (saringan dari bahan kain, plastic atau 

nilon. 

Jangan menggunakan peralatan dari 

aluminium, timah atau tembaga karena 

mudah beraksi dengan tanaman obat yang 

berakibat dapat meracuni (menjadi toksik) 

dan mengurangi tanaman obat tersebut. 



Syarat Bahan

Dalam memilih bahan ramuan tanaman 

obat, seperti: akar, rimpang, umbi, kulit 

batang, kayu, daun, bunga, atau seluruh 

tanaman (herbal) harus memperhatikan: 

(1) bahan segar, (2) warna cerah, (3) telah 

tua/matang/masak sempurna, (4) masih 

dalam keadaan utuh, (5) tidak rusak oleh 

serangan ulat atau hama dan penyakit 

tanaman lainnya, tidak bercendawan/

berjamur atau akar yang berlumut, (6) 

buah segar, tidak keriput, kulit batang tidak 

retak, dan (7) daun, bunga, kulit, umbi yang 

tidak berubah warna atau layu. 

1. Membantu Mengatasi Darah 

Tinggi

Bahan: 

1. Pegagan : 1  genggam

2. Daun Meniran : ½ genggam

3. Kumis Kucing : ½ genggam

4. Air : 3  gelas 



Cara pembuatan:

Semua bahan dalam keadaan segar, 

lalu dicuci bersih selanjutnya direbus 

menjadi setengahnya.

Cara penggunaan:

Diminum 2 kali sehari, pagi dan 

menjelang tidur.

2. Batuk – Pileg

Batuk – pileg adalah suatu keadaan 

menurunnya daya tahan tubuh yang 

ditandai dengan gejala antara lain: bersin-

bersin, hidung berair atau tersumbat, 

batuk, suara serak, tidak disertai demam 

dan otot yang kaku, berlangsung paling 

lama 2 (dua) minggu.

Bahan: 

1. Jahe : 3 ibu jari

2. Sereh : 3 ibu jari

3. Gula merah/Jawa : secukupnya

4. Air : 3 cangkir

20


Cara pembuatan:

Campur semua bahan lalu direbus 

dengan hingga setengahnya.

Cara penggunaan:

Air rebusan tersebut dimunum untuk 3 

kali, pagi, siang, dan malam.

3. Rematik

Bahan:

1. Jahe merah segar : 20 gram

2. Temulawak : 20 gram

3. Cabe jawa : 20 gram

4. Kumis kucing : 30 gram

5. Daun Komfrey : 30 gram

6. Air bersih/minum : 4   gelas

Cara Pembuatannya:

Semua bahan dicuci bersih, di potong 

tipis-tips, lalu direbus, sehingga air rebusan 

tinggan 2 gelas, kemudian disaring.


21

Cara Penggunaan:

Minum 2 kali pada pagi dan sore, sekali 

minum 1 gelas, agar rasanya lebih segar 

tambahkan 2 sendok makan madu dan 

perasan jeruk nipis. 

4. Jantung Koroner

Bahan :

1. Daun kemangi : 30 gram

2. Brokoli : 40 gram

3. Jahe merah : 1 jari 

4. Kucai : 30 gram

5. Kencur : 20 gram

6. Air bersih/minum : 4 gelas

Cara pembuatannya:

Semua bahan dicuci bersih, diiris 

tipis-tips atau dirajang, direbus hingga air 

rebusan tersisa 2 gelas, kemudian disaring. 

Cara penggunaan:

Diminum 3 kali sehari selagi hangat, 

sekali minum ½ gelas. Bisa ditambah gula 

aren secukupnya. 

22


5. Menurunkan Kadar Kolesterol

Bahan: 

1. Daun asam : 30 gram

2. Daun salam : 7 lembar

3. Daun Murbai : secukupnya

4. Daun 

Sambungnyawa

: 5 lembar

5. seledri : 20 gram

6. Air bersih/minum : 3 gelas

Cara pembuatannya:

Semua bahan dicuci bersih, diiris 

tipis-tips atau dirajang, direbus hingga 

air rebusan tersisa 1,5  gelas, kemudian 

disaring. 

Cara penggunaan:

Diminum 2 kali sehari pagi dan sore 

hari, sekali minum ¾  gelas.