Sabtu, 06 Juni 2026

farmakognosi obat 8

 



pat pula

karvakol, pinen, linalool dan bornil asetat

Persyarat kadar Kadar minyak atsiri tidak kurang dari 1,0 % v/b

Penggunaan : Obat batuk (ekspektoransia)

Farmakognosi l

132

Pemerian : Bau aromatik, rasa pedas, sejuk

Bagian yang digunakan : Pucuk berbunga

Keterangan :

    Sediaan Thymi Extractum (Form Nas), Sirupus Thymi Sirupus

Thymi  Bromatus

    Penyimpanan Dalam wadah tertutup baik, terlindung cahaya

    Sediaan Obat batuk herbal®

c. Rangkuman

1. Herba yaitu  Seluruh bagian tanaman obat mulai dari akar, batang, daun,

bunga, dan buah dari tanaman lunak

2. Meniran yaitu  salah satu simplisia yang dibuat sebagai sediaan obat

fitofarmaka

3. Jenis dan perbedaan Menthae arvensitis herba:

    Jenis – jenis :    Menthae arvensis (L) varietas Javanica

dapat tumbuh

secara alamiah, ditanam di pulau Jawa =

daun Poko Jawa

   Menthae arvensis varietas piperacens yang

berasal dari

Jepang, Brazilia dan Taiwan = daun Poko

Jepang

   Menthae arvensis varietas sachalinensis

dapat tumbuh secara alamiah di Jepang

   Menthae arvensis varietas glabrata, tumbuh

secara alamiah dan ditanam di daratan Cina

= daun Poko Cina

    Perbedaan :    Kadar mentol dari varietas Javanica rendah

sekali dan tidak menguntungkan untuk

isolasi mentol ( 7,6  11,6 ).

   Kadar mentol dari varietas piperacens dapat

mencapai  52 – 70 %.

4. Persyaratan kadar

Belladonae Herba : Kadar alkaloida jumlah dihitung sebagai

hiosiamina tidak kurang dari 0,3 %

Hyoscyami Herba : Kadar alkaloida jumlah dihitung sebagai

hiosiamina tidak kurang dari 0,05 %

Stramonii Herba : Hiosiamina tidak kurang dari 0,25 %


Uraian

1.

No Khasiat Nama Tanaman

Asal

Keluarga Isi Zat berkhasiat

1 Ekspektoransia - Thymus

vulgaris

    Lamiaceae Minyak atsiri yang

mengandung

timol, terdapat

pula karvakol,

pinen, linalool dan

bornil asetat

- Thymus

serpyllum

    Lamiaceae Minyak atsiri yang

mengandung

sineol, timol,

karvakrol, pinen

terpen, alkohol

dan zat pahit

serpilin

2 Tonikum Centella asiatica Apiaceae Campuran damar

dan minyak atsiri

yang disebut

velarin,zat

penyamak


3 Antispasmodik Hyoscyamus

niger

Solanaceae Alkaloida

hiosiamina dan

hiosina

(skopolamina)

2.

a. Jenis–jenis daun

poko

:    Menthae arvensis (L) varietas Javanica

dapat tumbuh

secara alamiah, ditanam di pulau Jawa =

daun Poko Jawa

   Menthae arvensis varietas piperacens

yang berasal dari

Jepang, Brazilia dan Taiwan = daun Poko

Jepang

   Menthae arvensis varietas sachalinensis

dapat tumbuh secara alamiah di Jepang

   Menthae arvensis varietas glabrata,

tumbuh secara alamiah dan ditanam di

daratan Cina = daun Poko Cina

b. Jenis–jenis bison

tobacco

:    Hyoscyamus niger warna bunga kekuning-

kuningan dengan urat-urat daun berwarna

keunguan

   Hyoscyamus alba berbunga putih, tetapi

sifat-sifat lain sama dengan Hyoscyamus

niger

   Hyoscyamus muticus khusus dipakai

untuk isolasi alkaloid

3.

No Isi zat

berkhasiat

Nama Tanaman Asal Keluarga Kegunaan

a kalmegin Andrographis

paniculata

Acanthaceae Diuretika

b menton Mentha piperita Lamiaceae Karminativa

c karvakol Thymus  serpyllum Lamiaceae Ekspektoransia


d velarin Centella asiatica Apiaceae Diuretika,

amara, tonikum,

astringensia,

obat  sariawan.

4

No Nama

simplisia

Nama

Tanaman

Asal

Keluarga Isi

berkhasiat

Kegunaan

A Herba

Belladon

Atropa

belladonna

Solanaceae Alkaloida

atropina,

hiosiamina,

apotropina,

belladonina,

nortropina,

skopolamina

(hiosina

Sesak nafas,

nyeri, nyeri

haid

B Herba Timi Thymus

vulgaris

Lamiaceae Minyak atsiri

yang

mengandung

sineol, timol,

karvakrol,

pinen terpen,

alkohol dan

zat pahit

serpilin

Ekspektoransia

C Greges

otot

Equisetum

debile

Equisetaceae Kalium,

asam kersik,

saponin

Diuretika


g. Lembar  Kerja

Berikut ini terdapat 10 pernyataan yang belum selesai, isilah titik-titik dengan

jawaban yang ada

No Pernyataan Pilihan kata

1 Nama lain dari Andrographidis Herba

yaitu  ……

Gendong anak

2 Persyaratan Kadar Herba Belladon yaitu 

alkaloida yang dihitung sebagai hiosiamina

tidak kurang dari …….

Thymus vulgaris

3 Solanaceae yaitu  keluarga dari

tanaman…….

Hyoscyami Herba

4 Patikan kebo disebut juga……… 0,3%

5 Khasiat ekspektoran dapat diperoleh dari

simplisia tanaman asal………..

Phyllanthi Herba

6 Khasiat immunomodulator dapat diperoleh

dari simplisia……..

Karminativa

7 Keluarga tanaman Centella asiatica

yaitu ……..

Hyoscyamus niger

8 Herba pepermin berkhasiat

sebagai…………

0,25%

9 Nama lain Bisson Tobacco yaitu  ……….. Apiaceae

10 Simplisia Stramonii herba mengandung

hiosiamin  tidak kurang dari…….

Sambiloto


1.ABRI FOLIUM

2.ACHILEAE FOLIUM

3.AGLAIAE FOLIUM

4.APII GRAVEOLENTIS FOLIUM

5.BAECKEAE FOLIUM

6.BASILICI FOLIUM

7.BATATASAE FOLIUM

8.BLUMEAE FOLIUM

9.CARICAE FOLIUM

10. CARYOPHYLLI  FOLIUM

11. CASSIAE FOLIUM

12. COCA FOLIUM

Kegiatan Belajar 8

FOLIUM

a. Tujuan Pemelajaran

Setelah mempelajari kompetensi ini diharapkan siswa mampu :

1. Mendefinisikan Folium

2. Menjelaskan cara panen secara umum dari Folium

3. Menyebutkan tanaman asal dari simplisia tanaman obat yang berasal

dari   Folium

4. Menyebutkan nama lain dari simplisia tanaman obat yang berasal dari

Folium

5. Menyebutkan keluarga dari tanaman obat yang berasal dari Folium

6. Menyebutkan bagian tanaman yang digunakan dari tanaman obat

yang berasal dari Folium

7. Menyebutkan manfaat dari tanaman obat yang berasal dari Folium

8. Menyebutkan isi berkhasiat dari tanaman obat yang berasal dari

Folium

b. Uraian Materi


13. COLEI AMBOINICI FOLIUM

14. CYMBOPOGONIS FOLIUM

15. DESMODII TRIQUETRI FOLIUM

16. DIGITALIS FOLIUM

17. DIGITALIS LANATAE FOLIUM

18. ECLIPTAE FOLIUM

19. ELEPHANTOPI FOLIUM

20. GUAZUMAE FOLIUM

21. GYNURAE PROCUMBENSIS FOLIUM

22. GYNURAE SEGETUM FOLUM

23. HEMIGRAPHIDIS FOLIUM

24. HIBISCI ROSA – SINENSIS FOLIUM

25. JASMINI FOLIUM

26. MELALEUCAE FOLIUM

27. MURRAYAE FOLIUM

28. ORTHOSIPHONIS FOLIUM

29. PERSEAE FOLIUM

30. PIPERIS FOLIUM

31. POLYANTHAE FOLIUM

32. PSIDII FOLIUM

33. SAUROPI FOLIUM

34. SENNAE FOLIUM

35. SERICOCALYCIS FOLIUM

36. SONCHI FOLIUM

37. SYMPLOCI FOLIUM

38. THEAE FOLIUM


Folium atau daun yaitu  organ pada tumbuhan yang berbentuk pipih, melebar

dan berwarna hijau yang berfungsi sebagai tempat terjadinya fotosintesis dan

transpirasi

1. ABRI FOLIUM

Gambar 2.69 Abri Folium

Nama  lain : Daun saga

Nama  tanaman asal : Abrus  precatorius (L.)

Keluarga : Papilionaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Glisirizin sampai 10% Ca-Oksalat

Penggunaan : Obat Sariawan, obat batuk

Pemerian : Bau lemah, rasa agak manis, khas

Bagian yang digunakan : Anak daun

Waktu Panen : Panen pertama dapat dilakukan setelah tanaman

berumur 6 – 9 bulan.

Cara panenan  daun  yang  praktis  yaitu   dengan

memangkas tanaman setinggi 25 – 30 cm dari

tanah. Dengan cara ini diperoleh kenaikan produksi

daun dibanding dengan cara dipetik tanpa

dipangkas

Sediaan : Enkasari®

Keterangan :

    Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik.


2. ACHILEAE FOLIUM

Gambar 2.70 Achileae Folium

Nama  lain : Daun seribu

Nama  tanaman asal : Achillea  millefolium (L.)

Keluarga : Asteraceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Minyak atsiri yang mengandung khamazulen, azulen

Penggunaan : Antipiretika, diaforetika, karminativa

Pemerian : Bau agak tajam, khas,  rasa mula - mula tawar  lama

kelamaan menimbulkan rasa agak gatal / tebal di

lidah

Bagian yang digunakan : Daun

Sediaan Pil tuntas®

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

3. AGLAIAE FOLIUM

Gambar 2.71 Aglaiae Folium


Nama  lain : Daun pacar cina

Nama  tanaman asal : Aglaia odorata (Lour)

Keluarga : Meliaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Minyak atsiri alkaloida, damar, garam-garam mineral

Penggunaan : Mengurangi haid, obat gonorrhoe

Bagian yang digunakan : Anak daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

4. APII GRAVEOLENTIS FOLIUM

Gambar 2.72 Apii Graveolentis Folium

Nama  lain : Daun seledri

Nama  tanaman asal : Apium graveolens (L)

Keluarga : Apiaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Flavo - glukosida   (apiin),  zat  pahit,  minyak atsiri,

vitamin, kaolin, lipase

Penggunaan : Memacu enzim pencernaan (sto-makik), peluruh  air

seni (diu-retika)

Pemerian : Bau aromatik, rasa agak asin, menimbulkan rasa

tebal di lidah

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik


5. BAECKEAE FOLIUM

Gambar 2.73 Baeckeae Folium

Nama  lain : Daun jungrahab

Nama  tanaman asal : Baeckeae frutescens

Keluarga : Myrtaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Minyak atsiri yang mengandung eugenol, kariofilin

Terdapat pula zat penyamak dan damar.

Penggunaan : Diuretika, obat sakit perut, muntah (emetika)

Pemerian : Berbau aromatik lemah, rasa pahit

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

6. BASILICI FOLIUM

Gambar 2.74 Basilici Folium


Nama  lain : Daun selasih,daun kemangi

Nama  tanaman asal : Ocimum basilicum (L)

Keluarga : Lauraceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Minyak menguap,  osimen, pinen, terpen, sineol,

metil  khavikol

Penggunaan : Peluruh dahak (ekspektoransia), peluruh  haid

(emenagoga), karminativa, pencegah  mual,

penambah nafsu makan, pengelat (adstringen),

penurun panas (antipiretika), pereda kejang,

pengobatan   pasca persalinan

Pemerian : Berbau aromatik khas, rasa sedikit Asam.

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan Dalam wadah tertutup baik.

7. BATATASAE FOLIUM

Gambar 2.75 Batatasae Folium

Nama  lain : Daun ubi jalar

Nama  tanaman asal : Ipomoea batatas (L)

Keluarga : Convolvulaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Vitamin A, B, C, diduga mengandung  zat

menyerupai insulin

Penggunaan : Mempercepat pematangan bisul

Pemerian : Bau lemah tidak berasa

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan Dalam wadah tertutup baik.


8. BLUMEAE FOLIUM

Gambar 2.76 Blumeae Folium

Nama  lain : Daun sembung

Nama  tanaman asal : Blumea balsamifera

Keluarga : Asteraceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Minyak atsiri yang mengandung  kamfer, terdapat

pula zat penyamak ( tanin ) dan damar

Penggunaan : Karminativa, sudorifika, obat batuk, adstrigen

Pemerian : Bau mirip kamfer, rasa agak pahit, rasa mirip kamfer

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

Sediaan : -. Antangin®

-. Pil tuntas®

9. CARICAE FOLIUM

Gambar 2.77 Caricae Folium


Nama  lain : Daun pepaya (tanpa  tangkai daun)

Nama tanaman asal : Carica papaya (L)

Keluarga : Caricaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Enzim proteolitik papain,alkaloid karpin

pseudokarpin, glikosid, karposida terdapat pula

damar

Penggunaan : Anti demam, amara, obat desentri

Pemerian : Bau aromatik khas, rasa sangat pahit

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

10. CARYOPHYLLI FOLIUM

Gambar 2.78 Caryophylli  Folium

Nama  lain : Daun cengkeh

Nama  tanaman asal : Syzygium aromaticum (L) Merr & Perry disebut juga

Eugenia aromatica (L).  Bail  atau Eugenia

caryophyllata Thumb

Keluarga : Myrtaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Minyak atsiri, tanin galat, kalsium oksalat

Penggunaan : Aromatik, Karminatif, Stimulan

Pemerian : Bau aromatik ,  rasa pedas agak pahit, agak

menggigit dan  menimbulkan rasa tebal

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

Sediaan : Tolak Angin®


11. CASSIAE FOLIUM

Gambar 2.79 Cassiae Folium

Nama  lain : Daun ketepeng

Nama  tanaman asal : Cassia alata (L), Cassia tora (L)

Keluarga : Caesalpiniaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Rein aloe-emodina, rein aloeemodina, diantron,

asam krisofanat

Penggunaan : Obat kurap, obat kelainan kulit yang disebabkan oleh

parasit kulit, pencahar (laksan), obat demam,

adstringen

Pemerian : Bau khas, lemah, mula - mula tidak  berasa, lama-

lama  agak kelat

Bagian yang digunakan : Anak daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

12. COCA FOLIUM

Gambar 2.80 Coca Folium


Nama  lain : Daun koka

Nama  tanaman asal : Erythroxylon coca varietas Spruceanum (Bruck)

Keluarga : Erythroxylaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Alkaloida kokaina (0,7%), Pada koka Jawa terdapat 2

alkaloida yaitu tropakoina dan  Sinamil kokaina,

Minyak atsiri yang mengandung damar, zat warna,

dan metilsalisilat

Penggunaan : Diambil kokainanya  dipakai untuk  membuat

minuman coca setelah bebas kokaina

Pemerian : Bau lemah rasa pahit

Bagian yang digunakan : Daun

Jenis-jenis : Koka Bolivia dari Erythroxylon coca varietas

coca.Koka Peru dan Koka Jawa dari Erythroxylon

coca varietas spruceanum. Koka Kolumbia dari

Erythroxylon coca varietas novogranatense.

Perbedaan Koka

Bolivia

Koka  Bolivia dengan Koka Jawa yaitu   alkaloid

tidak sebanyak Koka Jawa, tetapi kadar cocainnya

lebih tinggi Jumlah alkaloida Koka Jawa lebih banyak

dari pada Koka Bolivia  Kadar Kokain Koka Bolivia

lebih tinggi dari Koka Jawa

Koka Jawa mengandung alkaloida jumlah 2,5 %,

tetapi kadar kokainnya 10 – 20  %

Koka Bolivia mengandung alkaloida jumlah 1% , tapi

kadar kokainnya 80 %

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik terlindung dari cahaya

dalam lemari terunci sebab  termasuk narkotika.

13. COLEI AMBOINICI FOLIUM

Gambar 2. 81 Colei Amboinici Folium


Nama  lain : Daun jinten

Nama  tanaman asal : Plectranthus amboinicus, disebut juga Coleus

amboinicus lour

Keluarga : Lamiaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Kalium, minyak atsiri (0,043% bobot segar, 0,2 %

bobot kering ) dan mengandung karvakrol, isopropil -

o- kresol

Penggunaan : Penurun panas ( anti piretik ), sakit  kepala

(analgetik), obat luka, sariawan, obat batuk, mules

Persyaratan kadar : Persyaratan  kadar  minyak  atsiri tidak kurang  dari

0,2 % v/b

Pemerian : Bau sangat aromatik, rasa agak pedas, agak asam,

getir dan membuat rasa tebal di lidah

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

14. CYMBOPOGONIS FOLIUM

Gambar 2.82 Cymbopogonis Folium

Nama  lain : Daun sereh

Nama  tanaman asal : Cymbopogon nardus (L) Rendle

Keluarga : Poaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Minyak atsiri yang mengandung geraniol  dan

sitronelal

Penggunaan : Peluruh angin (karminatif), pereda  kejang

(antispasmodik), penurun   panas   (antipiretik),

penambah nafsu makan (amara) Penghalau

serangga

Pemerian : Bau khas aromatik, rasa agak pedas aromatik.

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik


15. DESMODII TRIQUETRI FOLIUM

Gambar 2.83 Desmodii Triquetri Folium

Nama  lain : Daun duduk

Nama  tanaman asal : Desmodium triquetrum ( DC )

Keluarga : Papilionaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Alkaloida hifaforin dan trigonelin zat penyamak, asam

kersik dan kalium.

Penggunaan : Tonikum, diuretik

Pemerian : Bau lemah rasa agak kelat

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

16. DIGITALIS FOLIUM

Gambar 2.84 Digitalis Folium


Nama  lain : Daun digitalis / Daun jari

Nama tanaman asal : Digitalis purpurea (L)

Keluarga : Scrophulariaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Glukosida terpenting yaitu :

  Purpureaglukosida A : Digitoksina +glukosa;

digitoksina =  Digitoksigenina + 3 Digitoksosa

  Purpureaglukosida B : Gitoksina + Glukosa;

gitoksina = Gitoksigenina + 3 Digitoksosa

  Purpureaglukosida C : Gitalina atau Gitaligenina

+ 3 Digitoksosa

  Zat  warna kuning luteolin dan tapsin; oksidase,

  Digipurpidase; ivertase; diastase

Persyaratan kadar : Potensi tidak kurang dari 10 S.I tiap Gram

Penggunaan : Kardiatonika

Pemerian : Bau lemah rasa pahit

Bagian yang digunakan : Daun

Waktu panen :   Digitalis Pulvis (F.I),

  Digitalis Compressi (F.I),

  Digitoxinum (F.I),

  Digitoxini Compressi (F.I),

  Digitoxini Injectio (F.I)

Daun Digitalis dipungut dengan tangan dan bukan

dengan mesin, agar sedikit mungkin debu pasir yang

melekat pada daun dan untuk menghindari

terpetiknya daun - daun kering atau yang telah

menguning. Daun yang telah dipetik, dikumpulkan

dan segera dikeringkan pada suhu ± 60o C

17. DIGITALIS LANATAE FOLIUM

Gambar 2.85 Desmodii Triquetri Folium


Nama  lain : Daun digitalis lanata

Nama  tanaman asal : Digitalis lanata (Ehrh.)

Keluarga : Scrophulariaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Glukosida-glukosida terdiri dari 5 golongan :

a) Digitoksigenina : Ianatosida A

b) Gitoksigenina    : Ianatosida B

c) Digoksigenina   : Digoksina

d) Diginatigenina  : Diginatina

e) Gitaloksigenina : Gitaloksina

Penggunaan : Isolasi Glukosida, terutama Digoksina

Pemerian : Bau Lemah, Rasa sangat Pahit

Bagian yang digunakan : Daun

Sediaan : -. Digoxinum (F.I.)

-. Digoxini Compressi (F.I.)

Perbedaan Digitalis purpurea dan Digitalis lanata :

Digitalis purpurea Digitalis lanata

1. Daun berambut

2. Bentuk daun bulat telur memanjang

sampai bulat telur melebar

   Setengah bagian bawah daun

berambut

   Bentuk daun sudip bulat

memanjang

3. Tepi daun bergerigi atau beringgit

tidak beraturan, kadang-kadang

bergerigi, pucuk daun agak runcing,

pangkal daun dekuren / telinga

   Bagian bawah rata dan samar-

samar berombak bergerigi kearah

ujung daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat berisi zat pengering

18. ECLIPTAE FOLIUM

Gambar 2.86 Ecliptae Folium


Nama  lain : Daun urang - aring

Nama tanaman asal : Eclipta prostrata

Keluarga : Asteraceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Alkaloida nikotin, ekliptin

Penggunaan : Adstringen, perawatan rambut

Pemerian : Bau lemah, khas, tidak berasa

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

19. ELEPHANTOPI FOLIUM

Gambar 2.87 Elephantopi Folium

Nama  lain : Daun tapakliman

Nama  tanaman asal : Elephantopus scaber (L)

Keluarga : Asteraceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Flavonoida luteolin-7-glukosida

Penggunaan : Anti demam, Adstringen

Pemerian : Tidak berbau, mula-mula tidak berasa, lama

kelamaan agak pahit

Bagian yang digunakan : Daun

Sediaan : Antalinu®

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik


20. GUAZUMAE FOLIUM

Gambar 2.88 Guazumae Folium

Nama  lain : Daun jatiblanda

Nama  tanaman asal : Guazuma ulmifolia (Lamarck) Varietas tomantosa

(Schumacher).

Keluarga : Sterculiaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Zat penyamak (tanin), lendir, damar, alkaloid

Penggunaan : Astringen, obat langsing

Pemerian : Bau aromatik lemah, rasa agak kelat

Bagian yang digunakan : Daun

Sediaan : -. Merit®

- Kaplet susut perut®

-. Natur slim®

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

21. GYNURAE PROCUMBENSIS FOLUM

Gambar 2.89 Gynurae Procumbensis Folum


Nama  lain : Daun sambung nyawa

Nama  tanaman asal : Gynura procumbens (Lour), mers

Keluarga : Asteraceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Minyak atsiri, Flavonoid

Penggunaan : Antipiretika

Pemerian : Tidak berbau, tidak berasa

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

22. GYNURAE SEGETUM FOLIUM

Gambar 2.90 Gynurae Procumbensis Folum

Nama  lain : Daun sambung nyawa

Nama  tanaman asal : Gynura procumbens (Lour), mers

Keluarga : Asteraceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Minyak atsiri, Flavonoid

Penggunaan : Antipiretika

Pemerian : Tidak berbau, tidak berasa

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik


23. HEMIGRAPHIDIS FOLIUM

Gambar 2.91 Hemigraphidis Folium

Nama  lain : Daun sambang getih

Nama  tanaman asal : Hemigraphis alternata (Burn.F) T. Anders

Keluarga : Acanthaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Garam kalium, garam natrium, minyak atsiri

Penggunaan : Diuretika

Pemerian : Tidak berbau, rasa agak pahit

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

24. HIBISCI ROSA – SINENSIS FOLIUM

Gambar 2.92 Hibisci Rosa – Sinensis Folium


Nama  lain : Daun kembang sepatu

Nama  tanaman asal : Hibiscus rosa-sinensis (L)

Keluarga : Malvaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Hibisetin, zat pahit, lendir

Penggunaan : Kompres, peluruh dahak (Ekspektoran),Emoliensia

Pemerian : Tidak berbau, rasa agak asin, berlendir

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

25. JASMINI FOLIUM

Gambar 2.93 Jasmini Folium

Nama  lain : Daun melati

Nama  tanaman asal : Jasminum sambac (L) w.Ait

Keluarga : Oleaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Minyak atsiri

Penggunaan : Obat bisul, menghentikan ASI

Pemerian : Bau agak keras, rasa agak tawar

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik


26. MELALEUCAE FOLIUM

Gambar 2.94 Melaleucae Folium

Nama  lain : Daun Kayu putih

Nama  tanaman asal : Melaleuca leucadendra L

Keluarga : Myrtaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Minyak atsiri, sineol,α-pinen,lemonen,dipenten

Penggunaan : Perdarahan, stomakika, spasmolitika

Pemerian : Bau khas aromatik  dan rasa pahit

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

Keterangan : :

a. Waktu panen

Setelah tanaman berumur 3-4 tahun atau kurang,

pemangkasan dilakukan setiap kali setelah daun

dipanen untuk memperbanyak cabang dan daun

serta mempermudah pemetikan. Panen pada

tahun berikutnya dilakukan 2-3 kali tiap tahun.

b. Jenis

Di pulau Buru, tumbuh dua varietas kayu putih

yaitu:

 Kayu putih merah, kayunya berwarna merah

dan daunnya agak besar

 ̻Kayu putih,kayunya berwarna putih dan

daunnya kecil


27. MURRAYAE FOLIUM

Gambar 2.95 Murrayae Folium

Nama  lain : Daun kemuning

Nama  tanaman asal : Murraya paniculata (Jack)

Keluarga : Rutaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Minyak atsiri, damar, zat penyamak (tanin), glukosa

murayin

Penggunaan : Antitiroida, obat gonorrhoe

Pemerian : Bau khas aromatik bila diremas rasa agak pedas,

agak pahit dan kelat

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

28. ORTHOSIPHONIS FOLIUM

Gambar 2.96 Orthosiphonis Folium


Nama  lain : Daun kumis kucing, daun remujung, Java tea

Nama  tanaman asal : Orthosiphon aristatus (BL) Miq, disebut juga

Orthosiphon grandiflorus (Bold) dan Orthosiphon

stamineus ( Benth)

Keluarga : Lamiaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Garam kalium, glukosida orthosiphon, minyak atsiri

dan saponin

Penggunaan : Diuretika

Pemerian : Bau khas aromatik lemah, rasa agak asin, agak pahit

dan sepet

Bagian yang digunakan : Daun dan Pucuk

Jenis-jenis : 1. Berbunga biru

2. Berbunga putih dengan batang, tulang daun dan

tangkai bunga yang berwarna coklat kemerahan

3. Berbunga putih

Sediaan Orthosiphonis infusum (For.Nas) Kejibeling kapsul®

Waktu Panen Dikumpulkan pada waktu tanaman mulai

mengeluarkan kuncup bunga

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik, terlindung dari cahaya

29. PERSEAE FOLIUM

Gambar 2.97 Perseae Folium

Nama  lain : Daun advokat

Nama  tanaman asal : Persea americana (Mill.) disebut pula persea

gratissima (Gaertn.f )

Keluarga : Lauraceae


Zat berkhasiat

utama/isi

: Gula alkohol persiit 4,7 %

Penggunaan : Diuretik

Pemerian : Bau aromatik lemah, rasa pahit dan kelat

Bagian yang digunakan : Daun

Waktu panen : Jangan  dilakukan pemangkasan sebelum mencapai

7 – 10 tahun. Tanaman dapat diperbanyak dengan

biji dan dengan cara Okulasi

Jenis dan perbedaan : Dikenal 3 tipe pohon advokat yang dapat dibedakan

berdasarkan bentuk dan aromanya : Advokat Hindia

Barat (West Indian), Advokat Guatemala, Advokat

Meksiko. Jenis unggul yaitu tipe Hindia Barat dan

Tipe Guatemala termasuk Perseae gratissima,

digolongkan dalam Perseae gratiissima varietas

Drymifolia.

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

30. PIPERIS FOLIUM

Gambar 2.98 Piperis Folium

Nama  lain : Daun sirih

Nama  tanaman asal : Piper betle (L) us

Keluarga : Piperaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Minyak atsiri yang mengandung Fenol khas yang

disebut betelfenol atau aseptosol.

Penggunaan : Anti sariawan, anti batuk, anti Septik, obat kumur

Pemerian : Bau aromatik khas, rasa pedas khas

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

Sediaan : Rapet wangi


31. POLYANTHAE FOLIUM

Gambar 2.99 Polyanthae Folium

Nama  lain : Daun salam

Nama  tanaman asal : Syzygium polyanthum (Wight) Walp .Disebut juga

Eugenia polyantha (Wight.)

Keluarga : Myrtaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Minyak atsiri, tanin

Penggunaan : Anti diare, astringensia

Pemerian : Bau aromatik lemah, rasa kelat

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik, terlindung dari cahaya

32. PSIDII FOLIUM

Gambar 2.100 Psidii Folium


Nama  lain : Daun jambu biji

Nama  tanaman asal : Psidium guajava (L.)

Keluarga : Myrtaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Zat penyamak 9 %, minyak atsiri yang berwarna

kehijauan dan berisi Egenol

Penggunaan : Anti diare (obat mencret), Adstringensia

Pemerian : Bau aromatik, rasa sepat

Bagian yang digunakan : Daun

Waktu Panen : Dapat dilakukan setelah tanaman berumur 6 – 9

bulan

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik, terlindung dari cahaya

Sediaan : -. Diapet®

-. Entrostop anak®

33. SAUROPI FOLIUM

Gambar 2.101 Sauropi Folium

Nama  lain : Daun katuk

Nama  tanaman asal : Sauropus androgynus

Keluarga : Euphorbiaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Protein, lemak, kalsium

Penggunaan : Memperlancar keluar ASI, obat bisul

Pemerian : Bau aromatik lemah, rasa tawar

Bagian yang digunakan : Daun

Sediaan : Lancar asi®

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik


34. SENNAE FOLIUM

Gambar 2.102 Sennae Folium

Nama  lain : Daun sena

Nama  tanaman asal : Casssia acutifolia (Del.),

Cassia angustifolia (Vahl.)

Keluarga : Caesalpiniaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Rhein, aloe-emodin dan asam krisofanat

Penggunaan : Pencahar

Pemerian : Bau lemah, rasa khas berlendir dan agak pahit

Bagian yang digunakan : Anak daun

Jenis dan perbedaan : Cassia acutifolia dalam perdagangan dikenal dengan

nama daun sena Iskandariah, dan daun berambut.

Berwarna hijau pucat keabuan, rapuh,tipis, helai

daun berombak. Cassia angustifolia disebut daun

sena Tinnevelly warna hijau kekuningan, helai daun

datar

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik


35. SERICOCALYCIS FOLIUM

Gambar 2.103 Sericocalycis Folium

Nama  lain : Strobilanthi Folium, daun kecibeling dan daun

ngokilo, daun kejibeling

Nama  tanaman asal : Sericocalyx crispus (L.) Bremeck disebut juga

Strobilanthes crispus L

Keluarga : Acanthaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Kalium, silikat

Penggunaan : Diuretika

Pemerian : Bau lemah, rasa agak sepet dan pahit

Bagian yang digunakan : Daun

Cara memperoleh : Panen dilakukan dengan memangkas tanaman

bagian pucuk sepanjang 20 – 30 cm. Cabang pucuk

dan daun dapat langsung dijemur atau sebelum

dijemur daun-daun pada cabang pucuk dipetik lebih

dahulu   baru  kemudian  dijemur. Lama penjemuran

2 – 3 hari, pada hari yang cerah

Sediaan : Kejibeling capsul®

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik, kering


36. SONCHI FOLIUM

Gambar 2.104 Sonchi Folium

Nama  lain : Daun tempuyung

Nama  tanaman asal : Sonchus arvensis (L)

Keluarga : Asteraceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Kalsium, asam kersik

Penggunaan : Diuretika,Antiurolitiasis

Pemerian : Bau lemah, rasa agak kelat

Bagian yang digunakan : Daun

Waktu panen : Panen yang pertama dilakukan pada umur dua bulan

setelah ditanam. Panen selanjutnya dilakukan tiap-

tiap 0,5 bulan sampai 1 bulan sekali hingga tanaman

berumur 3 sampai 5 bulan setelan tanam. Daun

segar harus segera dikeringkan dengan alat

pengering.

Sediaan : Prolipid kapsul®

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik


37. SYMPLOCI FOLIUM

Gambar 2.105 Symploci Folium

Nama  lain : Daun sariawan

Nama  tanaman asal : Symplocos odoratissima(BI. Choisy)

Keluarga : Symplocaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Garam - garam aluminium, zat penyamak

Penggunaan : Obat kumur

Pemerian : Tidak berbau dan tidak berasa

Bagian yang digunakan : Daun

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

38. THEAE FOLIUM

Gambar 2.106 Piperis Folium


Nama  lain : Daun teh

Nama  tanaman asal : Camellia sinensis (L) O.K. yang disebut juga Thea

sinensis

Keluarga : Theaceae

Zat berkhasiat

utama/isi

: Coffein, tanin dan sedikit minyak atsiri

Penggunaan : Antidotum pada keracunan alkaloida & logam-logam

berat, Analeptika, stimulansia

Pemerian : Tidak berbau, tidak berasa, lama kelamaan kelat

Bagian yang digunakan : Daun

Sediaan : Entrostop anak®

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik Rapet wangi

c. Rangkuman

1. Folium atau daun yaitu  organ pada tumbuhan yang berbentuk pipih,

melebar dan berwarna hijau yang berfungsi sebagai tempat terjadinya

fotosintesis dan transpirasi.

2. Daun dipungut sewaktu proses fotosintesa maksimal yaitu sebelum

pembentukan buah. Misal tanaman Saga (Abrus praecatorius).

3. Perbedaan Koka Bolivia : Koka  Bolivia dengan Koka Jawa yaitu   alkaloid

tidak sebanyak Koka Jawa, tetapi kadar cocainnya lebih tinggi Jumlah

alkaloida Koka Jawa lebih banyak dari pada Koka Bolivia  Kadar Kokain Koka

Bolivia lebih tinggi dari Koka Jawa Koka Jawa mengandung alkaloida jumlah

2,5%, tetapi kadar kokainnya 10 – 20%. Koka Bolivia mengandung alkaloida

jumlah 1%, tapi kadar kokainnya 80%

4. Perbedaan Digitalis purpurea dan Digitalis lanata :

Digitalis purpurea Digitalis lanata

1. Daun berambut

2. Bentuk daun bulat telur memanjang

sampai bulat telur melebar

   Setengah bagian bawah daun

berambut

   Bentuk daun sudip bulat

memanjang

3. Tepi daun bergerigi atau beringgit

tidak beraturan, kadang-kadang

bergerigi, pucuk daun agak runcing,

pangkal daun dekuren / telinga

   Bagian bawah rata dan samar-

samar berombak bergerigi kearah

ujung daun


5. Waktu panen daun Digitalis : dipungut dengan tangan dan bukan dengan

mesin, agar sedikit mungkin debu pasir yang melekat pada daun dan untuk

menghindari terpetiknya daun - daun kering atau yang telah menguning. Daun

yang telah dipetik, dikumpulkan dan segera dikeringkan pada suhu ± 60o C

6. Waktu Panen daun Tempuyung :Panen yang pertama dilakukan pada umur

dua bulan setelah ditanam. Panen selanjutnya dilakukan tiap-tiap 0,5 bulan

sampai 1 bulan sekali hingga tanaman berumur 3 sampai 5 bulan setelan

tanam. Daun segar harus segera dikeringkan dengan alat pengering.

7. Jenis dan perbedaan daun Sena :Cassia acutifolia dalam perdagangan

dikenal  dengan nama daun sena Iskandariah, dan daun berambut. Berwarna

hijau pucat keabuan, rapuh, tipis, helai daun berombak. Cassia angustifolia

disebut daun sena Tinnevelly warna hijau kekuningan, helai daun datar

8. Jenis – jenis daun kumis kucing :

  Berbunga biru

  Berbunga putih dengan batang, tulang daun dan tangkai bunga yang

berwarna coklat kemerahan

  Berbunga putih





GLOSARIUM

Albuminoid Zat yang terdapat dalam tanaman Zingibris Pupurei

Rhizoma

Amara Menambah nafsu makan/pahitan

Analeptika Obat untuk memulihkan kesehatan

Analgetika Mengurangi rasa nyeri

Anhidrotika Mengurangi keluarnya keringat

Antelmintika Membasmi cacing dari dalam tubuh manusia

Antidiabetika Untuk  mengobati kencing manis

Antidiare Menghentikan buang air besar, mencret atau murus

Antidotum Penawar  racun

Antiemetika Mencegah atau menghilangkan mual atau muntah

Antifungi Membasmi jamur, terutama jamur pada kulit,   misalnya

panu

Antihemoroida Untuk mengobati wasir

Antihipertensi Menurunkan tekanan darah.

Antiiritansia Mencegah perangsangan pada kulit dan selaput lendir

Antineuralgia Menghilangkan rasa sakit/nyeri di kepala

Antipiretika Menurunkan suhu badan

Antireumatika Menghilangkan  rasa sakit pada encok/rematik

Antiseptik kulit Zat yang dapat mencegah, memperlambat atau

menghentikan pertumbuhan mikroorganisme (kuman)

pada permukaan kulit

Antiseptika Membasmi  kuman (desinfektika)

Antispasmodika Pereda/pelawan  keadaan  kejang pada  tubuh (pereda

kejang)

Antitiroid Menekan produksi hormon tiroid yang berlebih oleh

kelenjar tiroid

Antitusif Pereda batuk

Antraglikosida Zat yang terdapat dalam tanaman Rhei Radix

Aprodisiaka Obat penguat syahwat

Asam kersik Zat yang terdapat dalam tanaman Imperatae Rhizoma


Asparagin;

asam aspartat

Asam amino yang pertama kali di isolosi yang

digunakan untuk menjaga kesetimbangan dan dalam

transformasi dan dibutuhkan oleh sistem syaraf pusat

Astringensia Menciutkan selaput lendir atau pori  / pengelat

Betelfenol Zat yang berupa minyak atsiri dengan gugus fenol khas

pada tanaman Piperis betle

Cardiaka Untuk  jantung

Cardiotonika Untuk penguat kerja jantung

Cholagoga Membantu fungsi dari empedu

Cocaina Zat berupa alkaloida yang terdapat dalam tanaman

Coca Folium

Coffein Senyawa alkaloida xantin berbentuk kristal berasa

pahit yang berkerja sebagai obat perangsang psikoaktif

dan diuretik ringan

Damar Hasil sekresi getah pada tanaman terutama pada suatu

Dipterocarpaceae

Demam nifas Demam/panas yang terjadi pada wanita sehabis

melahirkan dalam waktu 3-4 hari

Depuratif Pembersih darah

Diaforetika/Sudorifika Memperbanyak keluarnya keringat/peluruh keringat

Dialildisulfida Jenis minyak atsiri yang terdapat dalam tanaman Alii

sativi Bulbus

Digestiva Merangsang pencernaan makanan

Digitoksigenina ;

Gitoksigenina ;

Digoksigenina ;

Diginatigenina ;

Gitaloksigenina

Zat yang berupa glikosida yang terdapat dalam

Digitalis lanataeFolium

Dilatator Melebarkan pembuluh darah

Dismenorrhoe Untuk mengobati nyeri haid

Diuretika Melancarkan keluarnya air seni / peluruh air seni

Drainase Lengkungan atau saluran air dipermukaan atau bawah

tanah baik yang terbentuk secara alami maupun dibuat

oleh manusia

Ekspetoransia Mengurangi  batuk berdahak


Emenagoga Memperbanyak keluarnya haid / peluruh haid

Emetika Menyebabkan muntah

Emetina Zat yang terdapat dalam tanaman Ipecacuanhae Radix

Emoliensia Menghaluskan/melembutkan/melemaskan jaringan

kulit

Enzim papain Zat berupa enzim yang terdapat dalam tanaman

Caricae Folium

Eurikomalakton;

Eurikomanol;

amaroloid

Zat yang terdapat dalam tanaman Eurycomae Radix

Evaporasi; penguapan Proses perubahan molekul dari keadaan cair

(contohnya air) dengan spontan menjadi gas

(contohnya uap air)

Fase generatif Fase berkembangnya bagian generatif daru suatu

tanaman. Bagian generatif dari tanaman yaitu  bunga

Fase vegetatif Fase berkembangnya bagian vegetatif dari suatu

tanaman. Bagian vegetatif dari tanaman yaitu  akar,

batang dan daun

Felandren Jenis minyak atsiri yang terdapat dalam tanamam

Cucumae Rhizoma

Flavo-glukosida;  Apiin Zat yang terdapat dalam tanaman Apium graveolentin

Folium

Flavonoida senyawa yang terdiri dari 15 atom karbon yang

umumnya terdapat pada tumbuhan

Genus/marga salah satu bentuk pengelompokan dalam klasifikasi

mahluk hidup yang lebih rendah dari familia

Gingerin Zat yang terdapat dalam tanaman Zingiberis Rhizoma

Glikosida panakuilon;

panaks

Zat yang terdapat dalam tanaman Panacis Radix

Glukosa murayin Zat yang terdapat dalam tanaman Murraya Folium

Glukosida orthosiphon Zat yang berupa glikosida yang terdapat dalam

tanaman Orthosiphonis Folium

Gonorrhoe Kencing nanah

Hair tonic Menguatkan atau menyuburkan rambut

Hemostatika Menghentikan perdarahan

Hibesetin Zat yang terdapat dalam tanaman Hibiscus Rosa-

Sinensis Folium

Hifaforin ;

trigonelin

Zat berupa alkaloida yang terdapat dalam tanaman

Desmodii Triquetri Folium


Hiosiamina Zat yang berupa alkaloida yang terdapat dalam

tanaman Belladonnae herba, Hyoscyami Herba,

Stramonii Herba

Hipotiroidisme Kekurangan aktivitas dari kelenjar gondok

Holitosis Menyegarkan nafas

Homonim Suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi

lafal atau ejaan nya sama

Insektisida Membasmi serangga

Insektisida Zat-zat yang dapat membunuh serangga

Karminativa Mengeluarkan angin dari dalam tubuh manusia

Khamazulen;

Azulen

Jenis minyak atsiri yang terdapat dalam tanaman

Achilleae Folium

Kinina Zat yang berupa alkaloida terdapat dalam tanaman

Cinchonae Cortex

Kolkisina Zat yang berupa alkaloida yang terdapat dalam

tanaman Colchici Cormus

Konstipasi Sembelit/susah buang air besar

Kurkuminoid Senyawa aktif pada tanaman berupa polifenol

Laktagoga Memperlancar air susu ibu

Laktifuga Menghentikan atau mengurangi air susu ibu

Laxantia, laksativa,

purgative

Melancarkan buang air besar/pencahar

Litotriptika Menghancurkan batu pada kandung kemih

Logam alkali Kelompok unsur kimia pada gol I tabel periodik kecuali

hidrogen. Kelompok ini yaitu  Li, Na, K, Rb, Cs dan Fr

Minyak atsiri Minyak yang dihasilkan dari tanaman dan mempunyai

sifat mudah menguap pada suhu kamar tanpa

mengalami dekomposisi

Monokultur Salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan

menanam tunggal/satu jenis tanaman pada satu areal

Nephrolithiasis Penyakit kencing batu

Neuropsikhiatrik Gangguan syaraf/kejiwaan

Neuropsikhiatrik Gangguan saraf pusat

Osimen Zat yang terdapat dalam tanaman Basilici Folium

Parasimpatolitika Pelawan efek perangsang saraf parasimpatik

Parkinson Penyakit dengan ciri adanya tremor (gemetar), tangan

serta kaki bergemetaran pada waktu diam


Parkinsonisme Penyakit yang mirip parkinson

Pati Karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air,

berwujud bubuk putih tawar dan tidak berbau

Pelestarian nuftah Pelestarian yang memanfaatkan sifat keturunan dari

suatu populasi yang dikembangkan agar menjadi

populasi yang lebih unggul

Peletrina Zat yang berupa alkaloida terdapat dalam tanaman

Granati fructus cortex

Pertusis Batuk rejan / batuk seratus hari

Reserpin Zat yang berupa alkaloida terdapat dalam tanaman

Rouwolfiae Serpentina Radix

Roboransia/Tnikum Obat kuat

Rotenon Zat yang dapat digunakan sebagai insektisida dan

pestisida

Saponin Segolongan senyawa glikosida yang mempunyai

struktur steroid dan mempunyai sifat-sifat khas dapat

membentuk koloidal dalam air dan membuih bila

dikocok

Sedativa Obat penenang

Skabicida Obat kudis

Skabisid Obat-obat yang dapat mengobati permukaan kulit yang

terinfeksi kuman yang memicu  kudis, budukan,

dan gudiq

Skorbut Sariawan, gusi berdarah sebab  kekurangan vitamin C

Spesies/jenis suatu takson yang dipakai dalam taksonomi untuk

menunjukan satu atau beberapa kelompok individu

(populasi) yang serupa dan dapat saling membuahi

satu sama lain didalam kelompoknya (saling membagi

gen) namun tidak dapat dengan anggota kelompok lain

Stimulansia Obat-obat yang menaikan tingkat kewaspadaan di

dalam rentang waktu yang singkat

Stomakika Memacu enzim - enzim pencernaan

Sudorifika Peluruh keringat/ memperbanyak keluar keringat

Symplokosin Zat yang terdapat dalam tanaman Symploci Cortex

Tanin Kumpulan senyawa amorf yang bersifat asam dengan

rasa sepat ditemukan dalam tumbuhan digunakan

sebagai zat penyamak, bahan pembuat tinta dan

bahan pewarna


Toga:

Tanaman obat

keluarga

Tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat

sebagai obat

Trikhomoniasis Penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur yang hidup

di atas kulit (dermatofyt), jamurnya yaitu  Trichofyton

Urolithiasis Adanya batu dalam saluran air kemih

Valerianin zat yang berupa alkaloida terdapat dalam tanaman

Valerianae Radix

Vasodilatansia Memperlebar pembuluh darah

Vinkristin

Vinblastin

Vindesin

Zat yang terdapat dalam tanaman Catharanthi Radix

Vinum Anggur

Zat pahit filantin Zat yang terdapat dalam tanaman Phyllanthi Herba

Zat pahit serpilli Zat yang terdapat dalam tanaman Serpylli Herba

Zat warna merah

sappan

Zat yang terdapat dalam tanaman Sappan Lignum